Song Mino, rapper dan anggota boy group WINNER, resmi didakwa tanpa penahanan atas dugaan pelanggaran Undang‑Undang Wajib Militer Korea Selatan terkait kelalaian tugasnya saat menjalani dinas sebagai pekerja layanan sosial. Soompi
Latar Belakang Kasus
Song Mino, anggota dari grup K‑pop WINNER yang dibentuk oleh YG Entertainment, kini menghadapi perkembangan hukum setelah dugaan pelanggaran kewajiban militer yang sempat diselidiki sepanjang 2025. Dakwaan ini berkaitan dengan periode ia menjalani tugas sebagai public service worker (pekerja layanan sosial) di kawasan Mapo‑gu, Seoul, sebagai bagian dari wajib militer alternatif. Soompi
Proses hukum dimulai ketika Administrasi Tenaga Kerja Militer mengajukan permintaan investigasi kepada Kepolisian pada akhir 2024 karena adanya indikasi kelalaian dalam tugasnya. Kasus ini kemudian diselidiki lebih lanjut oleh aparat kepolisian yang menemukan sejumlah bukti ketidakhadiran tanpa izin dan perilaku yang dianggap tidak mematuhi peraturan dinas wajib militer. Kpop Chart – All About K-Pop
Dakwaan Resmi Tanpa Penahanan
Pada 31 Desember 2025, Kantor Kejaksaan Distrik Barat Seoul secara resmi mendakwa Song Mino atas dugaan pelanggaran Undang‑Undang Wajib Militer. Ia tidak ditahan selama proses dakwaan (indicted without detention), yaitu Jaksa tidak menerapkan penahanan penjara sebelum persidangan. Soompi
Jaksa menuduh Song Mino berulang kali tidak hadir tanpa alasan yang sah dan tidak secara penuh menjalankan tugasnya dari Maret 2023 hingga Desember 2024 saat bertugas di fasilitas publik di Mapo‑gu. Tuduhan ini mencakup tidak melapor kerja, meninggalkan tempat tugas setelah hanya menandatangani absensi, serta gagal mematuhi jam kerja yang diwajibkan. Kpop Chart – All About K-Pop
Selain Song Mino, seorang pejabat pengawas yang bertanggung jawab atas manajemen tugasnya juga didakwa karena dianggap gagal melakukan pengawasan yang semestinya, meskipun mengetahui adanya ketidakhadiran berulang dari Mino. IDN Times
Bukti dan Proses Penyidikan
Penyidikan oleh kejaksaan melibatkan pengumpulan berbagai bukti tambahan yang masuk di luar dari rujukan awal kepolisian. Analisis forensik terhadap data ponsel dan catatan GPS menjadi bagian dari bukti yang digunakan untuk memperkuat dakwaan terhadap Mino. Klik Aktual – Berita Cepat dan Akurat
Kasus ini sendiri sudah melalui beberapa tahap pemeriksaan, termasuk saat polisi pada Mei 2025 menyerahkan hasil penyelidikan ke kejaksaan. Song Mino dilaporkan sempat mengakui sebagian besar tuduhan ketidakhadiran tanpa izin saat penyelidikan kepolisian berlangsung. Klik Aktual – Berita Cepat dan Akurat
Reaksi dan Dampak pada Karier
-
Tidak Menjalani Penahanan: Keputusan untuk tidak menerapkan penahanan menunjukkan bahwa kejaksaan melihat kemungkinan bahwa Song Mino dianggap tidak berisiko melarikan diri atau menghilangkan bukti, namun tetap dapat diadili melalui proses hukum normal. Soompi
-
Potensi Dampak Lanjutan: Meskipun belum diputuskan hukuman apa yang akan dijatuhkan, dakwaan ini berpotensi memengaruhi citra publik Mino serta rencana kegiatan masa depan, baik personal maupun bersama WINNER.
-
Riwayat Penyelidikan: Sebelumnya penyelidikan polisi menemukan adanya beberapa kasus ketidakhadiran yang tidak sesuai peraturan yang diajukan sebagai dasar awal rujukan ke kejaksaan. Kpop Chart – All About K-Pop
Kesimpulan
Song Mino WINNER kini resmi didakwa tanpa penahanan atas dugaan pelanggaran Undang‑Undang Wajib Militer terkait kelalaiannya dalam menjalankan tugas sebagai pekerja layanan sosial di masa wajib militer alternatifnya. Kasus ini menunjukkan bagaimana hukum di Korea Selatan menangani dugaan pelanggaran dinas militer meskipun pelanggaran tersebut terjadi dalam bentuk pelayanan publik yang relatif ringan (alternative service). Proses hukum akan terus berjalan sesuai sistem peradilan yang berlaku. Soompi
