Agensi NewJeans, ADOR, menggugat mantan anggotanya Danielle beserta keluarganya dan mantan CEO Min Hee‑jin dengan tuntutan ganti rugi sekitar 43,1 miliar won (±Rp500 miliar). Para ahli hukum menilai jumlah ini sangat fantastis dan peluang kemenangan ADOR penuh sangat kecil. Berikut perincian gambaran kasus, opini ahli, dan potensi dampaknya. Kpop Chart – All About K-Pop+1
Latar Belakang Gugatan ADOR terhadap Danielle
Pada 29–30 Desember 2025, agensi musik Korea Selatan ADOR secara resmi memutus kontrak eksklusif Danielle, mantan anggota girl group NewJeans, dan mengajukan gugatan hukum perdata di Pengadilan Distrik Pusat Seoul. Selain Danielle sendiri, gugatan juga menyertakan anggota keluarganya serta mantan CEO ADOR, Min Hee‑jin, sebagai tergugat. 20DETIK+1
Dalam pernyataannya, ADOR menyebut keputusan hukum ini diambil karena pelanggaran kontrak eksklusif yang dianggap serius, termasuk dugaan terlibat dalam aktivitas hiburan tanpa izin dan tindakan yang merugikan reputasi agensi dan NewJeans. Terkinni
Nilai Tuntutan: Fantastis dan Memicu Polemik
ADOR menuntut pembayaran ganti rugi sebesar ₩43,1 miliar (sekitar Rp500 miliar) dari Danielle dan pihak terkait. Angka ini mencapai jumlah yang sangat besar untuk kasus pelanggaran kontrak sekunder, terutama mengingat sebagian besar gugatan semacam ini di industri hiburan biasanya tidak menuntut jumlah setinggi itu secara penuh. Kpop Chart – All About K-Pop+1
Selain itu, sejumlah laporan menyebut kemungkinan sanksi penalti (denda kontraktual) tambahan mungkin dituntut berdasarkan klausul kontrak, dengan beberapa ahli memperkirakan potensi penalty fee yang bisa jauh lebih tinggi — bahkan mencapai lebih dari ₩100 miliar (sekitar USD 70 juta) dalam beberapa perhitungan. bongona
Opini Para Ahli: Peluang ADOR Kecil
Menurut para ahli hukum yang dikutip media Korea, jumlah tuntutan ADOR dianggap tidak proporsional dan potensi pengadilan untuk mengabulkan jumlah penuh sangat rendah. Mereka memperkirakan:
-
Peluang pengadilan menyetujui tuntutan penuh 43,1 miliar won kurang dari 5%, karena jumlahnya jauh melebihi standar kerugian aktual yang biasanya dipertimbangkan.
-
Jumlah ganti rugi yang mungkin dikabulkan jauh lebih kecil, kemungkinan antara ₩1 miliar hingga ₩5 miliar, tergantung pada bukti kerugian nyata dan kontribusi artistik Danielle terhadap kesuksesan grup.
-
Sistem hukum Korea memungkinkan pengadilan mengurangi jumlah kerugian yang dianggap berlebihan berdasarkan Civil Act apabila tuntutan terlalu tinggi. Koreaboo
Ahli hukum menjelaskan bahwa pengadilan biasanya memberi fokus pada kerugian nyata yang terbukti, bukan proyeksi estimasi pendapatan masa depan yang sangat spekulatif. Faktor lain seperti kontribusi artis terhadap pendapatan grup juga diperhitungkan dalam keputusan akhir. Koreaboo
Kontroversi & Reaksi Publik
Kasus ini membuat publik dan netizen Korea bereaksi keras. Banyak yang menganggap jumlah tuntutan ganti rugi yang diajukan oleh ADOR berlebihan dan tidak realistis, terutama karena perjuangan sengketa kontrak semacam ini biasanya ditangani melalui negosiasi internal atau arbitrase sebelum mencapai gugatan perdata besar. Koreaboo
Beberapa netizen bahkan menyatakan kekhawatiran bahwa tindakan ini bisa menimbulkan ketidakpercayaan terhadap sistem kontrak di industri K‑pop secara keseluruhan, karena artis muda mungkin ditakut‑takuti oleh potensi tuntutan finansial yang sangat besar jika mereka keluar dari agensi. Koreaboo
Apa Selanjutnya dalam Kasus Ini?
Hingga kini tanggal sidang pertama belum ditetapkan, dan Danielle telah menunjuk kuasa hukum untuk menyiapkan pembelaannya terhadap gugatan tersebut. Proses hukum diperkirakan akan berlangsung panjang dan kompleks, terutama karena melibatkan beberapa pihak tergugat dan nilai klaim yang tinggi. Poros Jakarta – Jakarta Punya Berita
Para ahli juga mengingatkan bahwa proses hukum semacam ini sering kali berujung pada penyelesaian di luar pengadilan atau pengurangan jumlah tuntutan, terutama jika mahkamah menilai bukti kerugian ADOR terlalu spekulatif. Koreaboo
Kesimpulan
Langkah ADOR untuk menuntut ganti rugi fantastis kepada Danielle dan pihak lain terkait kini tengah menjadi salah satu topik paling hangat di industri K‑pop. Sementara tuntutan awalnya mencapai 43,1 miliar won (~Rp500 miliar), para ahli hukum menilai peluang kemenangan penuh sangat kecil, dengan kemungkinan besar jumlah yang dikabulkan akan jauh lebih rendah setelah pertimbangan pengadilan. Seluruh proses ini kini diawasi ketat oleh publik dan komunitas penggemar, yang khawatir akan dampaknya terhadap industri hiburan secara lebih luas. Kpop Chart – All About K-Pop+1
